BAB 18
v
Praktik Seleksi
Tujuan dari seleksi yang efektif adalah untuk
menyesuaikan karakteristik individual (kemampuan, pengalaman, dan semacamnya)
dengan persyaratan dalam suatu pekerjaan.
v
Cara Kerja Proses Seleksi
Setelah memutuskan untuk melamar suatu pekerjaan,
pelamar akan melalui beberapa tahap.
1.
Seleksi Awal
Formulir aplikasi
(termasuk surat rekomendasi) merupakan alat seleksi awal. Kita melakukan cek
terhadap latar belakang pelamar sebagai alat seleksi awal atau sebagai alat
seleksi lanjutan, tergantung bagaimana suatu organisasi melakukannya.
2.
Seleksi
Substantif
Jika mampu melewati
tahap penyaringan awal, pelamar selanjutnya memasuki metode seleksi substantif.
Tahap ini merupakan inti dari proses seleksi dan didalamnya mencangkup tes
tertulis, tes kinerja, dan wawancara.
3.
Seleksi Lanjutan
Pada akhirnya, jika
pelamar lolos metode seleksi substantif, mereka pada dasarnya siap untuk
dipekerjakan, tergantung dari pemeriksaan terakhir. Salah satu metode lanjutan
yang lazim adalah tes narkotika. Tes
narkotika ini kontroversial, banyak pelamar berpikir tidak adil atau
bertentangan dengan privasi bila mereka diperiksa tanpa alasan atau dasar
pemikiran yang masuk akal.
v
Program Pelatihan dan Pengembangan
Karyawan yang kompeten tidak akan sealamanya kompeten.
Keterampilan bisa melemh dan menjadi usang dan keterampilan baru perlu
dipelajari.
ΓΌ Jenis Pelatihan:
Pelatihan bisa termasuk
semua hal mulai dari mengajarkan keterampilan dasar membaca pada karyawan
hingga mengadakan kursus lanjutan dalam kepemimpinan eksekutif. Ada 4 kategori
keterampilan umum, yaitu : kemampuan membaca dasar, keterampilan teknis,
antarpersonal dan pemecahan masalah