Minggu, 05 Januari 2014

BAB 18
v Praktik Seleksi
Tujuan dari seleksi yang efektif adalah untuk menyesuaikan karakteristik individual (kemampuan, pengalaman, dan semacamnya) dengan persyaratan dalam suatu pekerjaan.
v Cara Kerja Proses Seleksi
Setelah memutuskan untuk melamar suatu pekerjaan, pelamar akan melalui beberapa tahap.
1.     Seleksi Awal
Formulir aplikasi (termasuk surat rekomendasi) merupakan alat seleksi awal. Kita melakukan cek terhadap latar belakang pelamar sebagai alat seleksi awal atau sebagai alat seleksi lanjutan, tergantung bagaimana suatu organisasi melakukannya.
2.     Seleksi Substantif
Jika mampu melewati tahap penyaringan awal, pelamar selanjutnya memasuki metode seleksi substantif. Tahap ini merupakan inti dari proses seleksi dan didalamnya mencangkup tes tertulis, tes kinerja, dan wawancara.
3.     Seleksi Lanjutan
Pada akhirnya, jika pelamar lolos metode seleksi substantif, mereka pada dasarnya siap untuk dipekerjakan, tergantung dari pemeriksaan terakhir. Salah satu metode lanjutan yang lazim adalah tes narkotika.  Tes narkotika ini kontroversial, banyak pelamar berpikir tidak adil atau bertentangan dengan privasi bila mereka diperiksa tanpa alasan atau dasar pemikiran yang masuk akal.
v Program Pelatihan dan Pengembangan
Karyawan yang kompeten tidak akan sealamanya kompeten. Keterampilan bisa melemh dan menjadi usang dan keterampilan baru perlu dipelajari.
ΓΌ Jenis Pelatihan:

Pelatihan bisa termasuk semua hal mulai dari mengajarkan keterampilan dasar membaca pada karyawan hingga mengadakan kursus lanjutan dalam kepemimpinan eksekutif. Ada 4 kategori keterampilan umum, yaitu : kemampuan membaca dasar, keterampilan teknis, antarpersonal dan pemecahan masalah